Lompat ke konten

Pertanyaan yang biasanya ditanya

Termasuk yang tidak enak dijawab. Kalau ada yang belum terjawab di sini, tanya langsung — pertanyaan yang bagus biasanya berakhir jadi entri baru di halaman ini.

Kepercayaan

Kenapa harus bayar di depan?
Karena uangnya kami keluarkan lebih dulu ke platform tujuan, dan transaksi itu tidak bisa ditarik balik. Kalau kami bayar duluan lalu pembeli menghilang, kerugiannya penuh di kami. Kami paham ini menaruh risiko di sisimu, dan kami tidak akan berpura-pura sebaliknya — itu sebabnya kami sarankan mulai dari nominal kecil di transaksi pertama.
Kalau pembayarannya gagal, uang saya gimana?
Dikembalikan penuh, termasuk biaya jasanya, karena jasanya memang tidak jadi. Kegagalan yang paling sering terjadi bukan di sisi kami tapi di sisi platform: kartu ditolak, akun terkunci, atau metode pembayarannya diblokir untuk wilayah tertentu. Kalau itu terjadi kami kabari apa adanya, bukan didiamkan.

Risiko

Akun saya bisa kena ban nggak?
Bisa. Sebagian platform melarang pembayaran oleh pihak ketiga di ketentuan layanannya, dan konsekuensinya jatuh ke akunmu, bukan ke kami. Kami tidak bisa dan tidak akan menjanjikan akunmu aman. Siapa pun di niche ini yang bilang "100% aman, dijamin tidak kena ban" sedang berbohong. Yang bisa kami lakukan: memberi tahu platform mana yang selama ini bermasalah sebelum kamu transfer.
Kalian butuh akses ke akun saya?
Tidak, kalau kamu tidak mau. Ada dua cara dan kamu yang pilih. Cara pertama, yang kami sarankan: kami kirim detail kartu, kamu sendiri yang memasukkannya di halaman pembayaran — kami tidak pernah menyentuh akunmu. Cara kedua: kami yang login dan membayar dari dalam akunmu, dipakai kalau platformnya menolak semua kartu asing atau pembayarannya harus berasal dari akun itu sendiri. Cara kedua berarti kamu menyerahkan kredensial ke orang lain, dan itu risiko sungguhan — kalau tidak nyaman, jangan dipilih.
Kalau kalian yang login, gimana saya mengamankan akun saya?
Ganti password ke sesuatu yang sementara sebelum memberikannya, ganti lagi begitu transaksi selesai, dan pastikan password itu tidak dipakai di layanan lain. Kami juga menyarankan memakai cara pertama — bayar sendiri dengan kartu dari kami — kecuali platformnya memang menolak kartunya.
Data saya disimpan nggak?
Website ini tidak menyimpan apa pun. Tidak ada form, tidak ada akun, tidak ada cookie, tidak ada database — makanya tidak ada banner cookie. Percakapan dan detail order ada di WhatsApp, di perangkat kita berdua.

Harga dan proses

Kurs-nya dari mana? Kenapa beda dengan Google?
Rate yang kami pakai adalah kurs pasar ditambah Rp 1.000 per dolar, dan penyesuaian itu kami tulis terpisah di kalkulator supaya bisa kamu cocokkan sendiri. Alasannya: tagihan yang benar-benar mendarat selalu lebih tinggi dari kurs tengah karena jaringan kartu menambahkan margin valas dan biaya lintas negaranya sendiri. Kalau kami memakai kurs Google apa adanya, setiap transaksi rugi tipis. Selisihnya kami sebut apa adanya, bukan disembunyikan dengan menyebutnya "kurs kami".
Promo biaya admin Rp 30.000 itu syaratnya apa?
Satu syarat saja: nilai transaksinya di bawah $50. Di rentang itu biaya adminnya Rp 30.000, turun dari Rp 35.000. Untuk nominal $50 ke atas tarifnya tetap 4% dari nilai tagihan dan tidak ikut turun — jadi kalau kamu datang untuk top up $200, promo ini memang tidak menyentuhmu. Tidak ada kode voucher, tidak ada minimum jumlah order, dan tidak ada syarat lain yang muncul belakangan.
Promonya sampai kapan?
Belum ditentukan, dan kami sengaja tidak memasang hitungan mundur. Ini promo perkenalan karena layanannya memang baru, bukan tekanan supaya kamu buru-buru transfer. Kalau nanti dicabut, angkanya berubah di halaman harga dan kalkulator situs ini juga — bukan baru ketahuan waktu kamu sudah chat. Yang berlaku selalu angka yang kamu lihat saat konfirmasi.
Cara ordernya lewat mana?
WhatsApp, dan cuma itu. Tidak ada form di situs ini, tidak ada keranjang belanja, tidak ada akun yang perlu didaftarkan. Alasannya sederhana: seluruh percakapan tersimpan di perangkatmu sendiri, jadi kamu punya catatan lengkap kesepakatannya tanpa bergantung pada sistem yang kami kendalikan.
Berapa lama prosesnya?
Estimasinya berbeda per platform dan tercantum di masing-masing halaman layanan. Yang paling menentukan bukan kecepatan kami, tapi apakah platform tujuan memproses pembayaran secara instan atau menahannya untuk verifikasi. Kalau ada yang tertahan, kamu dikabari, bukan dibiarkan menunggu.
Kenapa nggak urus sendiri pakai Jenius atau Wise?
Silakan, dan untuk sebagian orang itu memang pilihan yang lebih murah. Kalau kamu sudah punya kartu yang jalan di platform tujuan, kamu tidak butuh kami. Jasa ini masuk akal kalau kartumu sudah ditolak berulang kali, platformnya menolak kartu terbitan Indonesia sama sekali, atau kamu menghitung waktu urus sendiri lebih mahal daripada biaya jasanya. Langkah DIY-nya kami tulis di halaman Harga, lengkap dengan kelemahannya.

Masih ada yang mengganjal?

Tanya dulu tanpa harus jadi order. Kalau jawabannya "platform itu sebaiknya jangan lewat kami", ya itu yang kami bilang.