Lompat ke konten

Cara order

Lima langkah, tanpa aplikasi, tanpa daftar akun. Semua lewat WhatsApp karena di situ kamu bisa menyimpan seluruh percakapannya sebagai bukti.

  1. 01

    Chat dan sebutkan kebutuhannya

    Platform apa, nominal berapa, dan kapan dibutuhkan. Di titik ini juga kamu pilih mau bayar sendiri pakai kartu dari kami atau kami yang login — dua-duanya dijelaskan di bawah. Kalau platformnya termasuk yang bermasalah atau melarang pembayaran pihak ketiga, kamu diberi tahu sekarang, sebelum ada uang yang berpindah.

  2. 02

    Terima rincian biaya, kurs dikunci

    Kamu dapat satu angka total: nilai tagihan dalam rupiah plus biaya jasa, terpisah dan terbaca. Begitu kamu setuju, kurs itu yang berlaku. Dolar naik setelahnya bukan urusanmu lagi.

  3. 03

    Transfer di depan

    Pembayaran dilakukan sebelum tagihan kami proses. Ini bagian yang menaruh risiko di sisimu dan kami tidak menutupinya — kalau ini transaksi pertamamu, mulai dari nominal kecil adalah langkah yang wajar.

  4. 04

    Tagihanmu dibayar

    Prosesnya dimulai setelah transfer masuk. Kalau ada hambatan di sisi platform — verifikasi tambahan, metode pembayaran diblokir, akun tertahan — kamu dikabari saat itu juga, bukan setelah kamu bertanya.

  5. 05

    Bukti dikirim

    Kamu terima bukti transaksinya. Simpan; itu pegangan kamu kalau ada sengketa di kemudian hari dengan platform tujuan.

Gambar di atas ilustrasi, bukan tangkapan layar transaksi sungguhan. Bukti transaksi yang asli dikirim ke kamu lewat WhatsApp setelah pembayaran selesai.

Dua cara bayar. Kamu yang pilih.

Sebagian orang tidak masalah kami yang masuk ke akunnya. Sebagian lagi tidak mau menyerahkan akses ke siapa pun — dan itu sikap yang sehat. Karena itu keduanya kami sediakan, lengkap dengan kekurangannya masing-masing.

Opsi A — disarankan

Kami yang bayarkan

Kamu memberi akses ke akunmu, kami masuk dan menyelesaikan pembayarannya dari sana. Ini cara yang paling tinggi tingkat keberhasilannya, karena pembayarannya berasal dari dalam akunmu sendiri — bukan dari kartu luar yang bisa ditolak.

Cocok kalau
Platformnya menolak kartu asing, atau pembayarannya memang harus berasal dari dalam akunmu — misalnya top up saldo dan langganan yang sudah terikat.
Risikonya, terus terang
Kamu menyerahkan kredensial ke orang lain. Itu risiko sungguhan, bukan formalitas yang perlu disebut. Kalau kamu tidak nyaman, ambil opsi B.
Cara mengamankannya
Langsung ganti password begitu pembayaran selesai. Atau, kalau memungkinkan, buat akun baru dulu sebelum diserahkan ke kami — dengan begitu tidak ada akun lama yang perlu kamu khawatirkan sama sekali.

Opsi B

Kamu yang bayar, pakai kartu kami

Kami kirim detail kartu, kamu sendiri yang memasukkannya di halaman pembayaran platform. Kami tidak pernah menyentuh akunmu, dan kamu tidak menyerahkan apa pun.

Cocok kalau
Kamu tidak mau memberi akses akun sama sekali, dan platformnya masih menerima kartu dari penerbit mana saja.
Kekurangannya
Sebagian platform memblokir rentang kartu tertentu, jadi tidak selalu berhasil. Kalau ditolak, kita pindah ke opsi A tanpa biaya tambahan.

Tidak yakin yang mana? Bilang saja platform apa yang mau dibayar — kami sebutkan mana yang biasanya jalan untuk platform itu, dan keputusannya tetap di kamu.

Kalau gagal

Uangmu kembali penuh, termasuk biaya jasanya — jasanya memang tidak jadi. Kegagalan paling sering datang dari sisi platform, bukan dari sisi kami: kartu ditolak, akun terkunci, atau metode pembayaran diblokir untuk wilayah tertentu.

Yang tidak kami janjikan

Bahwa akunmu pasti aman. Sebagian platform melarang pembayaran pihak ketiga, dan konsekuensinya jatuh ke akunmu. Kami bisa memberi tahu mana yang selama ini bermasalah, tapi tidak bisa menjaminnya.

Mulai dari pertanyaan

Belum tentu jadi order. Cek dulu platformnya bisa atau tidak.